Overzichtskaart · Est. 1927 · Kerinci Highlands
Dipetakan 1927. Kopinya milik kami.
Baca CeritanyaAda yang selalu salah dalam cara dunia luar mengenal Kerinci. Yang pertama mereka rekam bukan manusianya, bukan kopinya. Yang pertama mereka rekam adalah tanahnya. Berapa luas. Berapa meter di atas permukaan laut. Di mana batas yang menguntungkan mereka.
Overzichtskaart Kerintji, diterbitkan di Bandoeng, Agustus 1928. Nomor 1–5 di peta itu: Oeloe Tebo. Diklaim H.V.A. Lebih dari 20.000 bouw. Produksi tercatat: nol. Mereka tidak pernah berhasil masuk.
Tanah itu hari ini bernama Renah Pemetik — dan kopinya milik Beni Nastian.
Kerintji Koffie berdiri di atas kesadaran itu. Bukan untuk nostalgia atau amarah, tapi karena kejujuran adalah fondasi cerita yang kuat. Peta 1927 bukan warisan yang kami banggakan sebagai pencapaian kolonial — ia adalah titik balik.
Overzichtskaart Kerintji · Bandoeng, Agustus 1928
De Referendaris 1e klasse bij de Opname
Tanah yang dulu dikuasai H.V.A. untuk perkebunan teh sejak 1920. Nasionalisasi 1959 — dan di sela perkebunan teh yang tersisa, petani Kayu Aro diam-diam mulai menanam arabika. Di tanah yang sama, dengan hasil yang berbeda.
Lahir dari konflik panjang antara masyarakat dan batas hutan yang ditarik sepihak. Sekitar 2012, bibit arabika mulai dibagikan — bukan sebagai komoditas ekspor, tapi sebagai argumen untuk menjaga hutan tetap berdiri.
Tidak ada blending lintas petani. Tidak ada pencampuran lot. Setiap SKU yang kami jual bisa ditelusuri ke satu petani, satu lokasi, satu batch.
Prosesor utama arabika Renah Pemetik. Mengerjakan tiga metode proses: Natural, Honey, dan Full Wash dari satu kebun yang sama — memungkinkan perbandingan profil rasa langsung dari satu terroir.
Sumber Arabika Natural Kayu Aro — Lot A. Kebun tunggal di ketinggian 1.400–1.600 mdpl, menghasilkan profil fruity yang lebih ekspresif dibanding Renah Pemetik. Kapasitas terbatas, maks 10kg green bean per bulan.
Satu-satunya sumber Robusta kami. Satu kebun, tidak dicampur dengan kebun lain. Robusta Fine SO dari kebun ini memiliki profil cokelat, kacang panggang, karamel — karakter yang dibangun dari proses serius, bukan kopi asalan.
Prosesor eksperimental untuk HSN — Hermetically Sealed Natural. Ceri petik merah disegel rapat dalam wadah kedap udara. Fermentasi pelan dan dalam menghasilkan profil floral, wine-like, extended sweetness.
Peach, Guava, Cocoa, Cinnamon. Aftertaste medium long.
Berry merah, cokelat, kayu manis. Aftertaste medium long.
Raspberry, Vanilla, Dark Chocolate. Body medium.
Bright Acidity, Citrus, Clean Finish.
Cokelat-karamel, body tebal. Blended post-roast.
Kuat, cokelat gelap, gurih kacang. SKU utama B2B.
Acidity cerah, fruity. Untuk specialty espresso enthusiast.
Cokelat, earthy, bold. Roast medium-dark.
Cokelat, kacang panggang, karamel. Robusta yang digarap serius.
Floral, Complex, Wine-like, Extended Sweetness. Fermentasi anaerob sealed.
Hermetically Sealed Natural adalah metode proses di mana ceri kopi petik merah disegel rapat dalam wadah kedap udara segera setelah panen. Fermentasi berlangsung pelan dan dalam, tanpa paparan udara, menghasilkan profil cup yang tidak bisa direplikasi dengan proses konvensional. Setiap batch berbeda. Tidak ada re-order identik.
Hubungi kami via WA untuk ketersediaan stok.
Tidak ada pencampuran lintas petani. Setiap SKU terikat ke satu sumber — nama petani, lokasi, dan batch tercatat sejak green bean masuk ke roaster.
| SKU | Petani / Prosesor | Lokasi | Proses | Ketinggian | Roaster |
|---|---|---|---|---|---|
Natural Lot A Filter |
Dohan Pramudia | Kayu Aro, Kerinci | Natural | 1.400–1.600 mdpl | Andre Kamala Sitorus |
Natural Lot B Filter |
Beni Nastian | Renah Pemetik, Kerinci | Natural | 1.200–1.500 mdpl | Andre Kamala Sitorus |
Honey Filter |
Beni Nastian | Renah Pemetik, Kerinci | Honey | 1.200–1.500 mdpl | Andre Kamala Sitorus |
Full Wash Filter |
Beni Nastian | Renah Pemetik, Kerinci | Full Wash | 1.200–1.500 mdpl | Andre Kamala Sitorus |
KK Espresso 50:50 Blend |
Beni Nastian (A) · Pak Angga (R) | Renah Pemetik | Post-roast blend | 1.200–1.500 mdpl | Andre Kamala Sitorus |
KK House Blend 70R:30A Blend · B2B |
Pak Angga (R) · Beni Nastian (A) | Renah Pemetik | Post-roast blend | 1.200–1.500 mdpl | Andre Kamala Sitorus |
Robusta Fine Robusta |
Pak Angga Saiful Hadi | Renah Pemetik, Kerinci | Fine SO · 1 Kebun | 1.200–1.500 mdpl | Andre Kamala Sitorus |
HSN Kerinci Limited |
Ahmad Ammar | Kerinci, Jambi | Hermetically Sealed Natural | 1.200–1.500 mdpl | Andre Kamala Sitorus |
Untuk kopi shop, kafe, dan bisnis F&B yang membutuhkan supply konsisten dengan traceability penuh. Harga B2B tersedia setelah diskusi kebutuhan volume dan varian.
Dipetakan 1927. Kopinya milik kami.
Hubungi via WhatsApp